Senin, 28 April 2014

Logika Kejahatan

Assalamualaikum
Gegara istrinya ipar bilang di grup kalo dia bikin toge goreng jadi keingetan kalo aku punya tauco di kulkas. Tempe sebagai pengganti oncom dan toge uda ada. Bawang merah bawang putih juga uda ada. Apalagi ya, pengen bikin ah.

Lumayan lah untuk sayur kan ya. Wali makannya nanti ga pake lontong, tapi sayurnya aja. Gapapa deh. Gini nih setelah emosi jiwa pelaku tindak kejahatan seksual terhadap anak TK di JIS itu akhirnya bunuh diri. Kabarnya di detik karena malu. Beberapa teman bilang ga kuat sanksi sosial karena pedofil kalo di penjara tuh dianggap pengecut, beraninya sama anak kecil. Dia takut dikroyok.

Oalah, tau takut kenapa harus bikin rusak anak orang deh ya, makanya aku bilang ya logika kejahatan itu selalu aneh. Ga pake logika sih sebenarnya tapi ya logika yang ga pake logika itu yang ada pada para pelaku kejahatan.

Baru setelah selesai kejahatan dilakukan dan konsekuensi berupa hukuman dijalani nyasar dan akhirnya ga mau tanggung jawab en mengakhiri hidup. Padahal di akhirat jadi dobel kesalahannya. Pedofil juga, bunuh diri juga. Naudzubillah.

Aku sebeeeeel banget sama orang pengecut macam itu. Terlepas dia juga mungkin sebelumnya korban sodomi juga kali tapi ya tetep aja sebel.

Wassalam
Pu

http://puteriamirillis.blogspot.com/p/daftar-isi.html

17 komentar:

HM Zwan mengatakan...

Kaget jg baca berita kemarin...eh.mbk pu jgn lpa togenya kirim kesini ya hihi
Pagiiiiiii......

Muhammad Lutfi Hakim mengatakan...

Semoga kita senantiasa terjaga dari perbuatan maksiat...

Elsawati Dewi mengatakan...

duh ternyata pelaku bunuh diri X_X
udah jelas pedofil eh gak mau bertanggung jawab lagi -_-

Beby Rischka mengatakan...

Waalaikumsalam..

Mbak Pu, aku jadi ikutan gemes lah sama pelakunya itu.. Bahkan napi aja masih punya nurani ya, dengan cara 'bully' pedofil.. Tapi pelakunya kan lumayan banyak ya, bunuh diri semua kah?

Oh ya, ceki postingan ku donk Mbak, mau kirim beng-beng nih :D

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

toge goreng pake isan asin enak mbak

webctfatimah mengatakan...

Assalaamu'alaikum wr.wb, mbak Puteri...

Rasa ngiris hati dengan cerita anak TK tersebut. Tentu menderita dan sangat kecewa atas apa yang berlaku padanya. Memang patut pelaku itu menerima hukuman berat atas perbuatannya.

Semoga kita harus hati-hati agar bisa selamat dari musibah seperti itu.

Salam manis dari Sarikei, Sarawak. :)
SITI FATIMAH AHMAD

Miftah Afina mengatakan...

Wah, baru tau kalo bunuh diri pelakunya.

Keke Naima mengatakan...

trus masakannya jadi, gak? :D

puteriamirillis mengatakan...

Iya han, merinding jadina. Jadinya toge pake saori, tauconya dah expired, hihihi.

puteriamirillis mengatakan...

@Muhammad Lutfi Hakim amiiin, iya pak amiiin.

puteriamirillis mengatakan...

@Elsawati Dewi sebel yak.

puteriamirillis mengatakan...

@Beby Rischka kabarnya cuma satu beib yang bunuh diri itu. Waah dapet bengbeng asyikkk...aku dah email ya.

puteriamirillis mengatakan...

@Lidya - Mama Cal-Vin wah iya ya mba lidya, pgn ah coba lain kali.

puteriamirillis mengatakan...

@Keke Naima jadinya toge saori mbak, tauconya expired. Hehe.

puteriamirillis mengatakan...

@Miftah Afina iya miftah, pelakunya bunuh diri.

puteriamirillis mengatakan...

@webctfatimah waalaikumsalam bunda. Iya bunda, korban yang jadi menderita seumur hidup bun. Di akhirat hukumannya berat pasti bun.

wi3nd mengatakan...

waalaikumsalam wr wb... :)


dari toge ke pedopil xixixixi


sadis ya sekarang itu kejahatan makin jadi, sebagai orang tua harus waspadai ini,anak2 harus dijaga ekstra....


miris banget liat brita ini...