Selasa, 03 Mei 2011

Maafkan Diri Kita

Yippi postingan kali ini adalah postingan ke 100...
Selamat ya put...hehe...
Masih sedikit ya untuk ukuran 19 Mei nanti blog saya akan menginjak umur 1 tahun...
kalo satu hari satu post kan harusnya 365 pos 19 mei nanti...ini 1/3 aja belum.
Tapi tak apalah saya masih memaafkan diri saya sendiri.

Memaafkan diri..
sebuah kalimat yang sederhana namun sebenarnya sedikit sulit, terutama untuk mereka yang punya keinginan kuat terhadap sesuatu, tapi sesuatu itu tak terkabul. Mungkin masalah jodoh, masalah pekerjaan, masalah rejeki, dan lain sebagainya.

Maafkan diri kita...
di saat ia sudah lelah dengan segala aktivitas yang membuat diri kita penat dan tak mampu lagi melanjutkan...beristirahatlah sebentar...tari nafas sebentar...diri kita secara jasadi, pikiran, dan hati membutuhkan istirahat. 

Maafkan diri kita...
disaat keinginan kita untuk dapat terus bersama pasangan kita,,,untuk dapat menikah dengannya tak terwujud maka maafkan dirimu...mungkin dirimu memang salah telah mencintai pasangan yang tak tepat...tapi maafkanlah dan carilah cara lain...untuk mencintai...masih banyak orang di dunia yang membutuhkan dicintai dan mencintai.

Maafkan diri kita...
apabila pekerjaan idaman tak kunjung menghampiri..maka maafkanlah diri kita. mungkin memang diri kita tak cocok sebenarnya dengan pekerjaan idaman tersebut, dan lebih cocok dengan pekerjaan lain yang tak terpikirkan oleh kita...

Maafkan diri kita,,,
di saat kita ingin sendiri, maka sendirilah,,jangan paksakan diri untuk bersama teman hanya karena teman-teman sedang bersama-sama. maafkan dirimu jika kau tak sanggup berteman dengannya, dan ingin berteman dengan yang lain...maafkan dirimu jika temanmu sebenarnya bukan yang dirimu butuhkan sebagai sahabat...

Maafkan diri kita...
sebab diri kita adalah yang sangat mengerti tentang kita...bukan orang lain...desakan orang bukanlah penentu kehidupan kita..tapi kita sendiri penentunya...maafkan dirimu jika dia berbelok dari kebiasaan orang banyak...

Maka serahkanlah dirimu pada jalan-Nya selalu..yang akan terus membimbing dirimu pada kebenaran...yang meyakinkanmu...sehingga maaf mu dan penyerahanmu pada dirimu ada pada jalan yang diridhai oleh Nya.

ShoutMix chat widget

13 komentar:

lidya mengatakan...

maafkan diri kita....jika tidak dapat mengerjakan semua dia sempurna :)

milad blognya mbak?

Imelda mengatakan...

kadang memang kita terlalu memaksakan diri kita ya. Padahal kalau bukan kita sendiri siapa yang akan menyayangi dan memaafkan diri kita?
Selamat menyambut ultah blognya ya. Jangan lihat jumlah posting, tapi lihat mutu dan manfaat dari blogging itu sendiri.
Maaf ya baru bisa mampir. Yang aneh aku tidak bisa masukkan blog ini ke bloglist di blogspotku. eror terus... heran.

EM

SOFYAN mengatakan...

sepp² kata maaf itu sulit untuk diucapakan tapi mudah untuk dituliskan, semoga tulisan ini mewakili kita untuk meminta maaf kepada orang yang jauh...hehehe maaf kan aku juga Kak baru menemukan blog ini ☺ ☺ ☺ ☺ ☺

ethie mengatakan...

Maafkan diri kita, mengantarkan kita menuju pintu ikhlas menerima apapun yg terjadi.. Dan berusaha untuk terus memperbaiki diri. :)

sedjatee mengatakan...

selamat telah mencapai 100 tulisan
semoga selanjutnya terus menulis

sedj

julie mengatakan...

*ngintip postingan keberapa di tempatku*
*balik lagi ke rumah putri*

aku ingin sekali bisa memaafkan diriku akan hal2 tertentu
semoga bisa
makasih putri atas sharing ini :)

NECKY mengatakan...

@Imelda: jadi maafkan diri belum selesai settingan di blognya ya mbak :-)

NECKY mengatakan...

@ kalao saya istilahnya agak berbeda...bukan memaafkan diri tapi berkompromi sama diri sendiri....(sama ga sih?)

Pakde Cholik mengatakan...

Selain memaafkan diri kita,perlu juga memanjakan diri kita jika kita sedang mendapatkan prestasi. Misalnya membeli buku yang sudah didambakan atau membeli gelang dari plastik yang unik dan ada sentuhan ethnik tertentu.

Memanjakan diri tak harus dengan biaya yang mahal,bukan.

Salam hanat dari Surabaya

Batavusqu mengatakan...

Salam Takzim
Maapkanlah diri kita, karena siapa lagi yang akan memaapkan diri kita kalau bukan kita sendiri.
jadi ingat pesan guru saya; kalau kau mau mengenal Allah kenalilah diri kamu sendiri, Subhannallah
Salam takzim Batavusqu

pai mengatakan...

yihii.. met lamet y mbaa postingan ke 100..

harestya mengatakan...

Keren banget tuh udah 100 posting puteri...
Udah 1 tahun juga...
Artinya sebulan kurang lebih 10 posting lah ya...

*salam hormat pada senior

Desri mengatakan...

@....selamat untuk postingan ke-100 nya...one day one post memang beuuuraaaattt! hahaha
maafkan aku juga karena jarang bisa mampir