Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pernikahan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 16 Februari 2014

Empati ke Pasangan

Bismillahirrohmanirrohiim
Hai apa kabar temans? Hari minggu cerah di sini. Alhamdulillah. Tidak ada hidup yang tak cerah, andai kita tahu selanya.

Empati. Hmm, kata sederhana yang memikat hati saya banget di pagi ini. Saya merasa kata ini penting banget diupayakan oleh setiap pasangan. Bukan apa-apa ya, tapi inilah yang terjadi pada kami. Harus lebih mengupayakan empati.

Jumat, 07 Februari 2014

Cinta (definisi saya)

Assalaamu'alaikum
Pagi-pagi Jumat yang cerah ini sejenak yuk ngomongin cinta. Ah, cinta. Masih saja jadi trending topic walaupun jaman sudah berubah. Sejak teknologi menjadi anak tiri jaman, hingga sekarang teknologi sudah menjadi anak kandung jaman. Cinta dengan segala definisinya yang luas, yang sampai-sampai cinta mudah dipermainkan.

Jumat, 02 Agustus 2013

Surga dan Keluarga Kita

Assalaamu'alaikum Wr.Wb.

Hai apa kabar teman? Hari ini hari terakhir pu kerja sebelum libur lebaran. Alhamdullillah bulan ramadhan dijalani dengan baik, setidaknya target-target, walopun ga sempurna juga sih, bisa dikerjakan. 

Sabtu, 11 Mei 2013

Tips Menghadapi Pernikahan di Usia Tua

Assalaamu'alaikum wr.wb
Tanpa sadar kita sebenarnya beranjak menuju tua, ya kita semua. Kebetulan lampu bohlam mengangkat tema ini jadi sekalian saja saya tulis. Saya pernah mengikuti ceramah muslimah di mesjid kantor yang temanya tentang tua. Penceramah mengatakan bahwa beranjak usia 40 tahun akan maka seorang manusia akan memasuki usia paruh baya. Pada usia ini manusia akan menjadi lebih sensitif dengan dirinya. Terutama pada perempuan.

Minggu, 30 Oktober 2011

Blog Quiz : A Story Pudding For Wedding

Pernikahan selalu membawa berbagai kisah yang menarik untuk didalami dan diambil hikmahnya. Kisah itu bisa kisah yang manis, sedih, lucu, dan berbagai macam gambaran emosi lainnya. A Story Pudding For Wedding mencoba mengajak teman-teman blogger sekalian untuk sharing kisah pernikahan tersebut Kisah itu bisa kisah pernikahanmu sendiri atau juga kisah dari orangtua, saudara, teman maupun orang lain. Cobalah berbagi kisah, cobalah berbagi rasa, disini.

Note : Walaupun judulnya A Story Pudding For Wedding tapi kamu bisa menceritakan kisah sebelum, ketika dan sesudah acara pernikahan itu sendiri. Jadi kisahnya tak harus berupa acara pernikahan/ceremony.

Kamis, 22 September 2011

Ketika Cinta Menyapa Pernikahan Kita

Alhamdullillah 5 tahun indah yang penuh dengan ujian dan cobaan telah sama-sama kita lalui. Tahukah Kau Suamiku, Akulah manusia yang secara jujur mengatakan "Aku hampa tanpamu". Kau akan bilang Aku terlalu puitis, Aku terlalu berlebihan. Namun kukatakan dengan senyuman, itu benar adanya.

Selasa, 13 September 2011

Jika Kau Menjadi Istriku Nanti

Hah..yang bener aja put??? Istri?? Kamu nya aja perempuan Puut!!! Hush..itu kan cuma judul, emang ga boleh???

Senin, 05 September 2011

Persiapan Pernikahanku Hanya 3 Bulan

Jika Saya mengingat saat-saat itu sering membuat menangis. Sebuah persiapan pernikahan yang hanya 3 bulan dengan orang yang walaupun Saya sudah tahu dia, tapi Saya tidak mengenalnya secara personal. Kami dikenalkan oleh teman yang merupakan guru mengaji kami masing-masing. Perkenalan yang hanya sebatas biodata pada awalnya. Pertemuan yang hanya berjalan sekitar 3 bulan sejak awal pertemuan hingga akad nikah...(ini sudah termasuk lama, karena guru mengajinya suami hanya 2 minggu saja prosesnya, how amazing). Semata meniatkan menikah hanya untuk ibadah. Dengan keyakinan yang kuat atas hasil istikharah kami berdua. Tentu saja dengan melibatkan pertimbangan kedua orangtua yang mengatakan, tidak masalah.

Minggu, 10 Juli 2011

Suamiku Sungguh Ku Tak Dapat Ingkari Hati

Pertemuan pertama itu sungguh membangkitkan segenap rasa terpendam dalam diri...
Bertahun-tahun sudah kumenanti saat indah ini...
Ups...tatapanmu saat itu tak sanggup kubendung...
Melelehkan penjara diri yang kubangun bertahun...

Kamis, 17 Februari 2011

Awal Bertemu...

Tak bisa kupungkiri bahwa keluarga kecilku adalah yang terbaik untukku saat ini. Semua yang kumiliki adalah berawal dari keluarga kecilku. Sokongan semangat, keinginan untuk membentuk keluarga sakinah, mawadah, wa rohmah yang menjadi cita-cita aku dan da Arief,,(uda ku tersayang)...

Memberi yang terbaik bagi anak-anak tercinta (umar dan azkiya), dari segi spiritual, keilmuan, dan jasmani. Tak ada yang lebih membahagiakan kedua orangtua dibanding dengan anak-anak yang memiliki spiritual yang baik, jasmani yang kuat dan pikiran yang cerdas bukan...

Awal dahulu bertemu da arief sebenarnya ketika kami masih menjadi siswa di SMPN 74 Jakarta. Ketika itu kami hanya teman biasa, adik kelas dan kakak kelas, tidak begitu kenal sebenarnya (hanya tahu bahwa Arief Budiman itu kakaknya Airi, temanku dari TK yang telah menjadi adik iparku).

Saat itu da Arief tidak menaruh perhatian apa2 terhadapku, biasa saja...
Da Arief malah suka ngata2in aku ama temannya,,, dan bilang kalo aku penari latar (saat itu aku suka menari tarian persembahan di pernikahan Minang, dan pernah dia melihatku menari di acara pernikahan saudara sepupunya).

Sampai ketika dia lulus SMP kami pun tidak pernah bertemu kembali...sampai suatu hari temanku hendak mengenalkan aku dengan seseorang yang ternyata dia adalah Arief Budiman. Syok, ga nyangka,,,

Orang yang pernah ngata2in aku yang diperkenalkan???
ga mauuu...(kata hatiku yang satu)...lakukan saja dulu prosedur perkenalan (kata hati yang lain),,,setelah istikharah aku pun yakin...lagian rumahnya deket cuma beda RW ama rumahku,,(hihiihi..) jadi ayo lanjut...

Setelah pertemuan pertama,,justru akunya jadi semakin yakin...dialah pilihanku,,hehe...karena ternyata dia sudah berubahh,,,lebih dewasa,,,
(Yaiyalah..masa dibandingi dengan ketika SMP).

Dan dari perkenalan dan persiapan nikah yang hanya berlangsung 3 bulan saja sayapun menikah dengan dia,,,Arief Budiman...

Segitu simple nya,,,ga ada yang istimewa,tapi hanya suatu keyakinan...kami akan bersama hingga maut memisahkan...


ShoutMix chat widget