Senin, 23 Januari 2012

Motivasi Belajar Hingga Tua


Tidak ada yang membuatku semangat untuk belajar dan terus belajar selain aku ingin suatu saat mampu menjadi orang sukses dan bisa menjadi kebanggaan orang tua.  Mungkin itu yang kita katakan dulu ketika kita masih sekolah.  Jika kita mau jujur kepada diri sendiri apa sebenarnya yang menjadi motivasi kita ketika akan mempelajari sesuatu. Sukses kah? orang tua kah? pacar kah? teman-teman kah? atau mungkin kucing kesayangan yang sedang sakit karena kamu bercita-cita menjadi dokter hewan.

Motivasi yang terbaik dan utama sebenarnya karena ingin meraih ilmu, dengan ilmu kita akan mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik. Nurmayanti Zain mengatakan bahwa motivasi belajar adalah tulisannya di zaman dulu. Mungkin saja ketika ia sedang sekolah dulu. Sebuah tulisan luar biasa tentang motivasi belajar.

Belajar adalah gerbang ilmu. Ilmu didapat dengan belajar.Jika semasa muda sudah tak memiliki semangat untuk belajar bagaimana dengan masa tua dimana penglihatan semakin kabur, pendengaran semakin samar, badan semakin lemah padahal salah satu hadist riwayat Bukhori yang kita kenal berbunyi "Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat". Manusia diperintahkan untuk menuntut ilmu dari buaian hingga liang lahat dan itu diucapkan oleh Rasullullah melalui hadist tadi. Tak ada alasan untuk mengatakan bahwa kita tidak bisa menuntut ilmu sebab ilmu bisa diperoleh dari manapun. Bahkan hanya dari sobekan kertas koran bekas bungkusan bawang merah.

“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajad.” (Al Mujadilah: 11)

Motivasi belajar apalagi yang paling utama selain motivasi bahwa Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang yang diberi ilmu pengetahuan dengan beberapa derajat. Derajat yang kita harapkan di mata Allah, bukan di mata manusia. Walaupun mungkin di mata manusia akan ada reward atas keberhasilan kita seperti ijazah, gelar sarjana, pengangkatan sebagai guru besar, penghargaan, dan lain sebagainya. Semua itu adalah jalannya namun motivasi utama harus tetap niat ingin menuntut ilmu karena Allah.

Saya sempat berbicara dengan seorang teman yang sedang kuliah S2. Katanya,"sebagai seorang pegawai kita harus tetap berupaya menuntut ilmu. Sebab rutinitas sebagai pegawai juga bisa membuat kita bosan, tidak termotivasi dan terkadang ada saat kita buntu atas semua rutinitas itu. Menjemukan. Dengan menuntut ilmu dan belajar apa saja maka itu akan membantu motivasi itu untuk muncul kembali. Terkadang ada saat pekerjaan kita lowong, maka isilah dengan mempelajari sesuatu".

Saya pun termotivasi dengan perkataan teman saya itu. Saya juga sudah lama bercita-cita ingin melanjutkan kuliah S2 Hukum. Inginnya mengambil hukum bisnis atau pidana. Saya tidak berminat dengan jurusan lain, selain ingin ilmu yang saya tempuh linier dengan linier itu juga akan mempermudah jika suatu saat ingin melamar menjadi dosen. Selain itu saya juga menempuh ilmu menjadi penulis, penulis apapun itu. Baik menulis fiksi maupun nonfiksi. Baik itu berbentuk novel, chicken soup, artikel, atau yang lainnya. Sebenarnya dengan belajar kita jadi tahu seluk beluk menulis dan berusaha memperbaiki tulisan-tulisan kita sendiri.

Selain itu ada banyak lagi yang ingin saya pelajari. Diantaranya ilmu memasak, ilmu merias, ilmu membuat hantaran, ilmu-ilmu mendidik anak. Ilmu memasak bagi saya harus dipelajari karena masakan itu banyak sekali jenisnya dan kita ingin tahu apa saja bumbu-bumbu dan bagaimana cara membuatnya. Masakan adalah sesuatu yang diingini oleh pasangan walaupun saya tak setiap hari bisa memasak. Ilmu merias dan membuat hantaran ingin saya pelajari karena mama saya seorang perias pengantin dan pembuat hantaran pengantin. Saya adalah satu-satunya anak perempuan mama. Saya merasa ilmu itu harus diwariskan dan merugi jika tak ada yang mewariskan. Untuk ilmu mendidik anak tentu saja ini sangat berguna untuk mendidik anak-anak saya.

Semoga tulisan ini minimal memotivasi saya untuk senantiasa semangat belajar dan menuntut ilmu.

Saya ingin belajar hingga tua.
Bagaimana denganmu?

"Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Kemilau Cahaya Emas yang diselenggarakan oleh Nurmayanti Zain".
click this!

38 komentar:

ningsyafitri mengatakan...

Waah, sama donk.
Ning juga mau jadi penulis.

Iya. Iya. Ilmu itu penting. Jdi jangan disia2kan. Motivasi belajar harus trus mnrus diterapkan.
SEMANGAT. SEMANGAT...

Sukses untuk GAnya yaaa... :)

Budi Arnaya mengatakan...

Belajar ngak pernah habis ya put..
Selesai secara formil, kita perlu belajar dalam hidup juga kan?

Gaphe mengatakan...

belajar bisa dimana saja, nggak harus jenjang formal segala.. dan ngga melulu soal dunia.

berhenti belajar berarti berhenti bertumbuh, berhenti belajar berarti mati.. karena pada dasarnya manusia selalu belajar hal yang baru.

Lyliana Thia mengatakan...

belajar itu perlu, dimana dan kapan saja... klo udah malas belajar pasti seseorang akan terbentur segala macam masalah, mau tua atau muda..

posting yg inspiratif banget Pu... semoga semua rencananya bisa terwujud ya Pu.. amin..

sukses GA nya :-D

jiah al jafara mengatakan...

sukses mb' buat GAnya...
mau bersemangat juga ah~ :-D

dmilano mengatakan...

Saleum,
Belajar itu tidak mengenal tempat, waktu, usia dan suasana hati. karena dalam keseharianpun kita hakikinya juga sedang belajar.
Ohya mbak Pu, PR #Resolusi 12 sudah saya tindak lanjuti dan sudah selesai dibahas.
http://cangkirkupi.blogspot.com/2012/01/resolusi-12.html

monda mengatakan...

belajar sampai tua ...
setuju... ni juga lagi belajar ngeblog Pu

alaika abdullah mengatakan...

belajar memang tak mengenal batas usia mba... yang penting dalam diri kita harus tetap ada keinginan untuk memperbaiki/meningkatkan kualitas diri...

baik pelajaran formal maupun informal, tetap butuh KEMAUAN sebagai modal utama....

semoga sukses untuk kontesnya ya mba.... semoga menang. :-)

Kampung Karya mengatakan...

yup, betul sekali.. dengan orientasi meraih ilmu. Maka kita bukan mengejar gelar, tapi mengejar pengetahuan..

blogwalking siang

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

belajar sih tidak lihat umur ya mbak, setiap saat harus terus belajar

Piran Magdalena mengatakan...

ikutan yang ini juga to mbak, sukses GAnya ya....

follow backnya ditunggu nih

@yankmira mengatakan...

Selama kita hidup, maka belajar menjadi hal yang wajib buatku untuk dijalankan supaya ga jadi menengak ke atas. Gutlak kontesnya ya jeng Pu :)

Indra Kusuma mengatakan...

Pembelajaran yang terbaik dalam hidup ini merupakan pembelajaran dari sebuah soko guru kehidupan yang tidak akan pernah berhenti ya Mba.

Sukses selalu
Salam
Ejawantah's Blog

Nurmayanti Zain mengatakan...

Subhanallah!
Tak ada alasan untuk mengatakan bahwa kita tidak bisa menuntut ilmu sebab ilmu bisa diperoleh dari manapun.
Mbak pu luar biasa~ semoga citanya kesampaian yaa mbak ^^
Belajar.. Belajar.. Belajar..!!!

-----------
sudah terdaftar
terima kasih atas partisipasinya ya mbak pu :)

ketty husnia mengatakan...

amiiin smg cita2nya terwujud ya mba...
oia..ini sambungan no heartnya..:)
http://getoekgoreng.blogspot.com/2012/01/no-heart-7.html

Ririe Khayan mengatakan...

semanagt belajar sampai ajal menjemput...semoga bisa bersemangat terus seprti Mbak Pu deh..

Oia,sukses utk GAnya ya Mbak

Orin mengatakan...

kalo merasa ga perlu belajar lg justru itu yg berbahaya ya Pu.

Gudlak ngontesnya ya ;)

HEЯRY mengatakan...

Malam mbak ririe, oia award dari kamu sudah saya terima, silahkan dibaca Disini ya..terima-kasih :)

puteriamirillis mengatakan...

@ningsyafitrisama dong, semangat yuk...

puteriamirillis mengatakan...

@Budi Arnayaiya bli, betul banget.

puteriamirillis mengatakan...

@Gaphebener banget phe...bener bgt.

puteriamirillis mengatakan...

@Lyliana Thiamanusia pada dasarnya berkembang ya mbak...

puteriamirillis mengatakan...

@jiah al jafaraayuk atuh jiah...

puteriamirillis mengatakan...

@dmilanowah makasih ya mas pr nya sudah dikerjakan.

puteriamirillis mengatakan...

@mondaiya ini juga lagi belajar ngeblog kak...

puteriamirillis mengatakan...

@alaika abdullahsepakat mbak, makasih yaaa...

puteriamirillis mengatakan...

@Kampung Karyakalo hanya gelar motivasinya agak kurang sempurna ya ...

puteriamirillis mengatakan...

@Lidya - Mama Pascalsama2 belajar yuk mbak lid...

puteriamirillis mengatakan...

@Piran Magdalenaiya ikutan nih..

puteriamirillis mengatakan...

@@yankmirasama2 ya mbak mira...

puteriamirillis mengatakan...

@Indra Kusumaiya pak, selama hayat masih ada...

puteriamirillis mengatakan...

@Nurmayanti Zainwah yang punya kontes datang...selamat datang mbak maya, semoga berkenan.

puteriamirillis mengatakan...

@ketty husniasiaaap mbak ketty...^^

puteriamirillis mengatakan...

@Ririe Khayanayo semangat rie...

puteriamirillis mengatakan...

@Oriniya teh berbahaya...

puteriamirillis mengatakan...

@HEЯRYwah udah dikerjain,makasih yaa...

Bintang mengatakan...

Setuju Pu, belajar itu tak ada batas usia dan bisa tentang apa saja.
Salut buat semangatnya, smoga semua keinginan itu akan terwujud nyata.

Wah, wah...selamat ikuta lomba lagi deh...menang, menang dan menang... :D

HP Yitno mengatakan...

Tak ada kata terlambat untuk belajar.
Hidup adalah belajar. Dari yang tidak bisa menjadi bisa, dari yang tidak tahu menjadi tahu. Itulah motivasiku.
http://hp-yitno.blogspot.com