Rabu, 19 Juni 2013

Prompt # 17: Resek

"Dita, bapak boleh ya mampir ke rumahmu?", tanya Pak Adi cuek.

"Hmm, boleh pak, rumah saya dekat situ kok, ujung gang Melati", jawab Dita.

Pak Adi mensejajarkan langkah dengan Dita, "Wah, asyik nih, nanti bapak ajarin fisika yang kemarin kamu ga ngerti deh Dit".

"Eh, iya Pak", kata Dita sambil berpikir, nih guru PPL resek banget sih.

"Di rumahmu ada siapa aja Dit", tanya Pak Adi lagi.

"Ada ibu, ada kakak", jawab Dita.

"Wah, nanti saya sekalian kenalan sama ibu dan kakakmu ya Dit", ujar Pak Adi.

Mereka pun melanjutkan langkah dalam sepi dan senyap. Setelah belok kiri sampailah di jalanan rumah Dita.

"Tuh rumah saya pak, yang pagar hijau, itu kakak saya", kata Dita sambil menunjuk ke rumah dan kakaknya yang sedang mencuci vespa butut.

"Hah, si Gardha itu kakakmu?", tanya Pak Adi.

"Iya, emang kenapa?", tanya Dita.

"Sa, saya ga jadi mampir deh Dit, ini mendadak Bu Surti sms saya ada laporan siswa yang harus dibicarakan, sorry ya Dit",  kata Pak Adi sambil melihat hape dan berbalik arah.

Dita bingung, langsung berlari ke arah kakaknya.

"Kak Gardha memang kenal Pak Adi", tanya Dita sambil menunjuk Pak Adi yang berjalan cepat.

"Oh, si jenius gila yang pernah rebut pacar gue gara-gara dia suka ngajarin fisika, kenapa?", jawab Gardha sambil emosi.

"Eh, gitu ya?", jawab Dita sekenanya sambil berlalu ke dalam rumah.

# untuk MFF :)

baca juga daftar isi


22 komentar:

空キセノ mengatakan...

Ahaha... Kocak. :)

Helda mengatakan...

Hadeehh, nyebut Pak :)

Honeylizious Rohani Syawaliah mengatakan...

nggak begitu paham nih *mikir keras

http://duniaely.com. mengatakan...

pak Adi takut juga ya sama Gardha ... kali inget jaman ngrebut pacarnya :D

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

pak adi & garda itu umurnya berapa :)

erlinda sukmasari wasito mengatakan...

guru nekat hahahha

puteriamirillis mengatakan...

@空キセノhehehe

puteriamirillis mengatakan...

@Heldaiya nyebuut...

puteriamirillis mengatakan...

@Honeylizious Rohani Syawaliahgpp kok han :)

puteriamirillis mengatakan...

@http://duniaely.com.hiyaa...

puteriamirillis mengatakan...

@Lidya - Mama Cal-Vinseumuran mb...
pak adi kan guru ppl

puteriamirillis mengatakan...

@erlinda sukmasari wasitoiya nekat...

Mira Sahid mengatakan...

Dear Pu, komen OOT ya. Pu menang kuis di blog ku bbrp aktu lalu, aku dah mention di twitter, sepertinya Pu sibuk. tolong kirim no hp nya ya

kakaakin mengatakan...

Mbak... Itu koma-nya pada dialog ditaroh seblum tanda petik penutup. Setelah tanda tanya atau tanda seru, gak perlu dikasih koma lagi...

Orin mengatakan...

ih...si pak Adi genit, tapi untungnya ga jadi ya heuheu

Idah Ceris mengatakan...

Hihihihi. . .

Lucuu. Mangkannya, jangan suka menoreh kesalahan, Pak. :D
Pak Adi pasti langsung lari sprint. . :)

catatannyasulung mengatakan...

masih belum konsisten dalam penggunaan kat sapaan, mbak.
Bapak dan Saya masih sering menggunakan huruf kecil dalam dialog, padahal mrupakan sapaan :)

Evi Sri Rezeki mengatakan...

Ceritanya lucu :))

Cuma harus dirapikan tanda bacanya. Seperti Kaka Akin bilang, koma ditaruh sebelum petik ganda. Begitupun dengan titik.

wi3nd mengatakan...

ha ha ternyata kakaknya itu temennya ya?

dan pernah terjadi chaos mreka pantas aja takut pa adinya :D

Latree mengatakan...

ringan dan lucu. tapi masih perlu banyak perhatikan huruf kapital dan tanda baca.

ronal mengatakan...

playboy cap dua cula, kemana mana tebar pesona wkekeke

Agen Casino mengatakan...

boleh boleh boleh, hehehhee