Tampilkan postingan dengan label masjid nabawi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masjid nabawi. Tampilkan semua postingan
Kamis, 04 Agustus 2011
Edisi Ramadhan 4: Dialog Dua Hati "Cinta Indonesia"
Madinah pagi ini masih sama seperti Madinah di hari-hari kemarin. Udara pagi yang dingin di penghujung musim bulan April itu. Jamaah umroh dari Indonesia baru saja selesai sholat subuh, baru kembali dari Masjid Nabawi menuju hotel masing-masing untuk menikmati sarapan pagi yang telah disediakan. Di tengah-tengah jalan menuju ke Masjid para penjual menjajakan dagangan dengan semangatnya, suasana berbeda hadir seketika, dari suasana Masjid Nabawi yang syahdu dihadapkan dengan suasana para pedagang yang rata-rata berkebangsaan Arab itu.
Label:
abdul cholik,
Alqoernia,
Cerita Mini,
Cermin Blogger Bhakti Pertiwi,
Kota Tua,
Lidya Fitrian,
madinah,
masjid nabawi,
masjidil haram,
Mekah,
Museum Fatahillah,
TKW
Rabu, 20 April 2011
Kembali...
Alhamdullillah aku kembali...kembali ke Indonesia, membawa sejuta rindu dari tanah suci,,,rindu ku untuk kembali...hiks,,,namun aku tetep harus kembali ke sini,,tanah air tercinta...mengisi hari dan membangun Indonesia ku raya...rinduku ke keluarga terutama anak-anakku tercinta dan my hubby...orangtuaku tercinta..keluarga...teman-teman ...semuanya...
Tak ada kata terucap selain tangis yang membuncah seketika, sekejap, dan meleleh dalam benang2 mukenahku,,,suasana mekkah yang begitu sakral..berjuta manusia,,berjuta dialeg..berjuta ras..berjuta warna kulit,,berkumpul menjadi satu menuju tujuan yang sama..memasuki rumah Allah dengan ka'bah di tengahnya,,,masya Allah...aku sudah ihram tadi dari Bir Ali, karena aku mendatangi makkah dari arah madinah...menapaki lantai-lantai indah itu,,lantai yang besar2 begitupun dinding dan langit-langitnya..masjidil haram...memasuki kawasan tengah dengan ka'bah kuinjak lantai marmer putih itu dan tak terasa panas sama sekali walaupun siang itu matahari di puncak singgasananya...dan semakin ke tengah kuhirup harum ka'bah yang memang diberi parfum di permadaninya..hmmm...parfum arab yang terasa romantis,,,aku pun thawaf..dimulai dari antara hajar aswad dan pintu ka'bah ditandai dengan lampu hijau,,,Bismillaahi AllahuAkbar..berjalan perlahan..entah kenapa aku lancar membaca doa2 yang dibukukan oleh travel di setiap putara,,,selebihnya aku doa sendiri...betapa bersyukur,,berlinang air mata..kegenjet banyak orang..dan ketika di lampu hijau terasa padat..mungkin karena itulah awal putaran...berputar dengan lembut,,pelan,,dan berusaha ke tengah,,,namun ketika thawaf umroh aku belum ke hijr ismail,,,(baru ketika thawaf sunnah aku bisa sholat dan berdoa di hijr ismail yaitu sebuah kawasan masih sekitar ka'bah dimana dulunya itu adalah bagian dari ka'bah, jadi sholat disana seperti sholat di dalam ka'bah), begitupun dengan mengusap rukun yamani,,,kalo mengusap hajar aswad aku ga berani,,,karena banyak laki-laki dan arabic people pula...besar2 bo')...aku mengusap hajar aswad dari jauh saja...
Lalu selesai thawaf aku pun berdoa di multazam,,,lurusan pintu ka'bah...kemudian sholat sunnah di lurusan makam ibrahim...yaitu jejak tapak Nabi Ibrahim.
Kulanjutkan dengan Sa'i...dimulai dari bukit Shofa menghadap ka'bah aku berdoa,,,dan kumulai sa'i...di kawasan sa'i aku meminum air zamzam lagi..segar sekali...penambah tenaga agar kuat sa'i nya 7 kali dari shofa ke marwah bulak balik...berdoa sepanjang sa'i dengan doa dari buku doa travel..selebihnya doaku sendiri...setiap sampai marwah..aku melakukan foot spa..cuma injek2 bukit marwah yang sudah dilapisi lilin sih,,cuma karena berkountur jadi enak banget di telapak kaki...hihi...selesai sa'i aku tahallul yaitu memotong minimal 3 helai rambut atau mencukurnya (bagi laki-laki)...selesailah umroh ku...
Selanjutnya aku tinggal melakukan umroh kedua yang hukumnya sunnah,,,total aku melakukan umroh 2 kali dan thawaf 49 putaran (7 kali thawaf, termasuk thawaf di umroh dan wada).
Begitupun Madinah,,kota jihad (menurutku) karena disanalah Rasullullah memulai dakwahnya...memasukinya harus melewati penjagaan ketat no camera di dalamnya...jadi askar wati memeriksa kita...harum juga tercium...air zamzam yang menyambut untuk diminum memberi kesegaran sendiri...di masjidil haram juga ada air zamzam ini...sholat di dalamnya pahalanya berlipat ganda...apalagi sholat di raudoh,,yaitu kawasan mesjid nabawi sebagaimana Rasullullah masih hidup (kalo yang besar sekarang kan karena ada perluasan, dan terjadi jaman setelah Rasul wafat)...Raudoh tetap menjadi kawasan yang diharapkan dengan makbul doa dan berlipat ganda ibadah di dalamnya,,nikmat sekali...rebutan memang untuk masuk ke dalamnya...namun itulah jihad...terkadang askar wati melarang kita untuk masuk,,katanya malay-malay (artinya malay) rombongannya di sana ebisa mungkin kita cari jalan ini tantangan sendiri ketika dah sampai..alhamdullillah rebutan tadi mendadak menjadi senyuman orang2 sekeliling kita,,dari berbagai suku bangsa...
Btw...postinganku ini sungguh bukan tulisan yang teratur, tulisan2 ku tentang perjalanan umroh sampai beberapa posting ke depan adalah postingan sekehendak tanganku mengetik saja,,,agar pembaca mudah2an dapat menangkap dengan hati...bukan laporan..(gitchuh ya..). Dan belum mejeng poto...bentar ya fren...
Berada di makkah dan madinah sungguh aku baru datang subuhnya,,ketika dzuhurnya aku sudah berasa seperti sudah tinggal seminggu di sana..subhanallah,,berasa akrab sekali dengan suasananya..mungkin setiap detil kota makkah dan madinah menerima kedatangan kami dengan baik...masya Allah.
ShoutMix chat widget
Langganan:
Postingan (Atom)
Other Post
- Blog Quiz : A Story Pudding For Wedding
- 5 Hal Yang Dikenang Selama SMP
- Woro-woro Kuis “Poetry Hujan”
- Ryaaaaaannn...
- Kala Kita Bermimpi
- Aku Ingin Menjadi Pendampingmu (Part 3)
- Read Aloud Challange untuk Gen Alpha
- Indonesia Book Fair Vs.Curhatku
- Melangkah ke Palangkaraya
- Not Weekly Photo Challenges: Memasak dan Berkebun