Selasa, 05 Juli 2011

Beras Merah Yang Nikmat

"Pu..arif mau makan beras merah deh,,biar sehat, katanya kalo makan beras merah bisa puas makan sesukanya (kayanya ini mah emang pengen aja)", kata suamiku suatu hari. 

"Ya sudah ayolah", kataku.


"Ya, udah ntar beli rice cooker kecil deh ya, biar dibedain ama nasi putih untuk anak-anak. Sekalian beli beras merahnya....biar arif aja yang beli...", kata suamiku.


"Owkey deh da Arif chayank...", kataku.



Seperti itulah percakapan antara sepasang kekasih yang telah menjadi suami istri, ya kisahku pribadi...hurray...^^. Sudah lama sebenarnya da Arif kepengen makan nasi merah, yaitu berupa nasi berwarna merah ati, masih ada bulir-bulir kaya gabah gitu deh, dan lebih besar-besar bentuknya daripada nasi dari beras putih..lebih kasar gitu. Namun ada satu alasan yang membuat itu semua belum terwujud yaitu pengalaman suamiku makan beras merah yang rasanya ga enak banget, begitupun aku yang pernah makan nasi merah yang rasanya kaya makanan burung. Kalo kata suami, nasi merah yang dia makan waktu itu rasanya itu seperti mengalahkan rasa lauk pauk dan sayur, mengalahkan dalam ketidak enakkannya. So, membuat malas makan dan tak berselera jadinya.

Tapi entahlah di minggu pagi 3 Juli itu setelah da Arif membeli rice cooker kecil dan beras merah pada malam sebelumnya, da Arif minta aku masakin beras merahnya.

"Arif mau makan nasi merah, biarin enak ga enak telen aja", katanya.

Aku pun memasakkan nasi merah itu segera di rice cooker. Dengan air lebih banyak setengah cup dibanding jika memasak beras putih. Jadi apabila kita masak beras 1 cup airnya harus 1,5 cup. Dan kumasukkan beras dan air yang sudah siap dimasak ke dalam mesin rice cooker nya. Ga sampai 10 menit uap pun keluar, aroma beras merah menyeruak. Hmmm....

Kira-kira 30 menit an deh, mateng beras merah dan jadi nasi merah. Siap makaaannn!!
Kebetulan saat itu suamiku sedang laper berat. Langsung deh dia makan. Daaannnn......Dia memuji nasi merah buatanku...(heh!!!) Alhamdullillah. Katanya nasi merahnya ga beda ama nasi putih, ga kaya nasi merah yang lain-lain, ga keras dan ga kaya makanan burung. Hurray...alhamdullillah...berhasil!!!

Dan sejak saat itu bekal kantornya pun nasi merah...aku pun kemarin beli buku Food Combining, sistem penyiapan makanan yang mengkombinasikan makanan sehat. Siapa tau bisa mebuatkan bekal kantor untuk suamiku. Untuk kesehatan darif tercinta. Oya btw, aku kan juga mencoba nasi merahnya ternyata emang enak, ga kaya yang dulu aku cobain. Entah karena rice cookernya, atau jenis beras merahnya, atau cara masaknya. Tidak penting itu. Yang utama beras merah jadi santapan yang nikmat lah...!!!

24 komentar:

Masbro mengatakan...

Pasti karena cara masaknya, hehe..

tunsa mengatakan...

hehehe, aku gak percaya kalo enak. sebelum nyobain masakan mbak itu :D
hehehe..
selamat yah? berhasil!
makanan burung bukan beras merah kok, tapi jagung, hihi

puteriamirillis mengatakan...

@Masbro:hehehe..mdh2an deh bro..^^

puteriamirillis mengatakan...

@tunsa:hehe...iya ya makanan burung tuh jagung...^^

r10 mengatakan...

beras merah makanan sehat

*soal daftar isi aku pm via facebook, cek email fb

Batavusqu mengatakan...

Salam Takzim
Beras merah bukannya lebih mahal mbak
Salam Takzim batavusqu

Merliza mengatakan...

gizinya pun lebih tinggi dari beras putih :)

yuni cute mengatakan...

Dengar-dengar beras merah bagus buat makanan bayi lho Mbak..

Orin mengatakan...

Beras merah selalu ada di dapurku Put, tapi biasanya aku campur sm beras putih, jadi ga terlalu keras ^^

advertiyha mengatakan...

Beras merah emang enak mbak.. dulu juga sempet makan ini, tapi gak lama, karena yang laen pada makan nasi putih, :(
yang penting sehat dan tetep nikmat ya mbak.. (apalagi kalo lauknya cocok) nambah mulu deh.. hehehehhe

OEN-OEN mengatakan...

setauku sih klo yang masakin orang special pasti makanannya jadi spesial juga tuh, he...

Lidya mengatakan...

beras merah memang lebih sehat ya

ysalma mengatakan...

beras merahnya sih sama, rice cookernya juga ga jauh beda, yang beda sepertinya takaran cinta ketika memasaknya :)

honeylizious mengatakan...

pasti ada cinta yang sangat besar di dalam nasi itu sehingga bisa jadi enak...

senang ya kalau sudah bersuami...

memasak jadi lebih semangat...

puteriamirillis mengatakan...

@r10:ok rio, terus terang msh bingung...

puteriamirillis mengatakan...

@Batavusqu:sedikit lebih mahal pak...tp untuk kesehatan ya gapapa...

puteriamirillis mengatakan...

@Merliza:iya liz...^^

puteriamirillis mengatakan...

@yuni cute:betul yun...bisa untuk makanan bayi..tinggal digiling..^^

puteriamirillis mengatakan...

@Orin:kalo aku airnya aja dibanyakin teh..^^

puteriamirillis mengatakan...

@advertiyha:iya yha...lauknya musti nikmat..^^

puteriamirillis mengatakan...

@OEN-OEN:amiiinnnn...^^

puteriamirillis mengatakan...

@Lidya:iya mbak...^^

puteriamirillis mengatakan...

@ysalma:duh takaran cinta mbak..^^

puteriamirillis mengatakan...

@honeylizious:cinta itu mmg besar mbak..