Saya mengenalnya pada tahun 2004. Saat itu kami dikumpulkan dalam kelompok pengajian yang sama. Ya dialah Suherlina atau yang biasa saya panggil mbak Lina.
Mbak Lina yang saya kenal adalah Lina yang senantiasa beraktivitas padat dan selalu ceria. Ya bekerja, ya aktivitas sosial, juga aktivitas dakwah. Belum lagi aktivitas lainnya yang tak kuketahui. Mbak Lina yang selalu tersenyum dan selalu bisa memberikan semangat pada kami, terutama kepada saya.
