Tak berhenti percik itu tiba ke hati...
seolah ia menatapku tajam...
tak menyisakan sewaktu pun untukku beranjak...
aku ingin tetap disini...
Mereka yang selama ini tak pernah kukira...
tak pernah kukira kan kutemui...
ya..kalian semua kukira hanya maya...
maya yang menyelimuti hati...
memberi pengaruh ...
sepercik demi sepercik...
ya kami saling menatap saat itu, berbicara, mengenal, menangis ketika akan pergi...
(mengenang kopdar pelangi)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Other Post
- Blog Quiz : A Story Pudding For Wedding
- You Know Me So Well???
- Cinta Mu Ya Allah
- Motivasi Belajar Hingga Tua
- Nenek-Nenek (sebuah refleksi menjadi emak-emak blogger)
- Tentang Kematian, Wasiat dan Teman Dekat
- Catatan Perjalanan Malam Ke Jayapura, Papua
- Aku Ingin Menjadi Pendampingmu (Part 3)
- Amankanlah Keluarga Anda Dalam Berkendara
- Woro-woro Kuis “Poetry Hujan”
1 komentar:
abang suka dengan kata2 ini:
ya..kalian semua kukira hanya maya...
maya yang menyelimuti hati...
memberi pengaruh ...
sepercik demi sepercik...
makasih ya, put ... ^_^
Posting Komentar