Minggu, 11 Februari 2024
Read Aloud Challange untuk Gen Alpha
Senin, 22 Februari 2021
Tips Merawat Hobi Menjadi Rupiah : Canva Design Microblog
Assalaamu'alaikum
Hai, teman-teman. Pu lagi ikutan IFS Indscript Creative nih. Itu loh, instagram for selling. Asyik juga ikutan kelas ini. Kita jadi tahu seluk beluk instagram mulai dari algoritma, hashtag hingga bagaimana membuat feed yang menarik.
Hari ini kita belajar membuat microblog dengan menggunakan aplikasi Canva. Jadi di dalam microblog ini ada dua unsur. Yang pertama unsur tulisan, yang kedua unsur gambar. Gambar itu termasuk juga pilihan huruf, warna dan ornamen. Semua dibuat dengan imajinasi dan kreatifitas masing-masing ya.
Cek it out:
Senin, 01 Februari 2021
Kegemaran Baru bikin Hampers Box Mukena Royale Premium
Assalaamu'alaikum
Hai hai temans. Ketemu lagi dengan Pu ya. Seperti yang sudah Pu tulis di postingan sebelumnya kalo Pu sedang suka jualan ya. Nah selain jualan Pu juga lagi suka bikin hampers box mukena. Mukena Royale Premium, merk yang aku jual, dihias-hias supaya lebih terlihat cantik dan ciamik. Sebenarnya mudah saja membuatnya namun membutuhkan kesabaran dan kreativitas ya.
Jumat, 29 Januari 2021
Bismillah, Mulai Lagi Ah.
Jumat, 29 Mei 2020
Pembelajaran Jarak Jauh Karena Adanya Covid 19
Sedikit Perenungan Filsafat
Selasa, 31 Maret 2020
Selasa, 07 Januari 2020
Dinamika Partisipasi Masyarakat dan Peran Pers Dalam Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan
Pengaduan Konstitusional Pada Mahkamah Konstitusi
Pendidikan di Daerah Konflik dan Bencana
Makalah Kecil 1: Politik Hukum
Ringkasan Dan Tanggapan Buku Hak Asasi Manusia Dalam Transisi Politik di Indonesia (halaman 97-246)
Jumat, 26 Juli 2019
Akhirnya Ke Padang Lagi
Hai apa kabar semua?
Sudah lama sekali Pu nggak nge blog. Ya ampun.
Oya Pu baru dari Padang tanggal 10-13 Juli kemaren. Setelah dari tahun 2013 Pu ga pulang kampung. Sejak Pu keguguran, trus hamil dua kali, menyusui dua kali. Hehehe...
![]() |
| Nagari Kotolaweh, kampung Papa Pu |
![]() |
| Ngarai Sianok |
![]() |
| Mesjid Raya Sumatera Barat |
![]() |
| Filosofinya bagus (Hiasan dinding di BPK Perwakilan Provinsi Sumatera Barat) |
![]() |
| Focus Grup Discussion di BPK Perwakilan Sumatera Barat |
![]() |
| Makan malam di Bebek Sawah Padang |
Senin, 17 September 2018
Covert selling
Assalamu'alaikum.
Apa kabar teman?
Saya baru nulis lagi setelah bulan April 2018 terakhir nulis di blog ini. Yuk cus aja. Mau cerita aja kalo saya baru ikutan wag covert selling atau yang bahasa Indonesia nya artinya menjual secara terselubung.
Apa tuh ?
Saya juga nggak ngerti awal nya. Tapi berhubung saya lagi asyik suka nge reseller barang jadinya tertarik dengan hal-hal yang berkaitan dengan penjualan.
Intinya yang saya tangkap adalah teknik covert selling ini sebagai strategi untuk menawarkan tanpa menawarkan, menjual tanpa menjual. Karena pada dasarnya manusia itu suka membeli tapi tidak suka dijuali.
Terutama ini untuk menjual melalui social media ya. Bener juga sih ya, males juga kan berteman di sosmed dengan orang yang selalu dan selalu nge tag untuk membeli produk dagangan dia. Akhirnya kalo sudah terlalu sering malah kita unfriend aja. Nah covert selling ini sebagai solusi. Bagaimana kita menjual tanpa menjual.
Segitu dulu ya. Nanti disambung lagi insyaallah.
Salam
Pu
Selasa, 24 April 2018
Hai Apa Kabar?
Assalamu'alaikum
Hai apa kabar? Sudah lama saya ga isi blog ini, sudah tebel banget debunya. Terakhir bulan Juni 2016 saya nulis blog ini, karena di tahun itu bulan Februari anak saya yang ketiga lahir, namanya Ibrahim. Sampai Ibrahim 4 bulan masih nulis, abis itu nggak. Ngga sempet, karena udah mulai masuk kerja juga.
Nah bulan September tahun itu saya mengandung lagi, anak keempat yang lahir bulan Juni 2017. Alhamdullillah, rejeki. Jadilah kami saat ini berenam berkeluarga. Saya, suami, Umar, Azkiya, Ibrahim, Jamil. Nanti-nanti saya ceritakan ya tentang empat anak ini.
Saya memang mau mulai rajin nih insya Allah nulis blog lagi, sebagai kenangan kalo nanti anak-anak liat pasti seneng. Saya juga pengen sih Umar dan Azkiya ikutan nulis blog, selama ini mereka sudah seneng liat vlogger.
Oke deh...ini masih pagi 4.30. Good morning ya. Semoga Allah memberkahi,aamiin.
Wassalam
Pu
Jumat, 06 Mei 2016
Alergi Tetap Berprestasi
Hai temans semua ketemu lagi dengan Pu. Setelah kemarin Pu posting artikel ini yang di akhir pembahasan ada tentang alergi. Nah kali ini Pu mau khusus bahas soal alergi. Sebelumnya kita lihat dulu video berikut ya.
Hmm...anak adalah berkah bagi orangtua. Namun ada kalanya anak terkena alergi. Alerginya bisa macam-macam diantaranya :
Kamis, 05 Mei 2016
Parenting Seminar "Siap Cerdaskan Si Kecil Sejak Dini" (bagian 2)
Hai teman-teman semua bertemu kembali dengan Pu! Apa kabar? Semoga sehat-sehat ya semuanya. O ya di postingan ini pu ceritain kan kalo morinaga mau mengadakan parenting seminar. Nah waktu itu Jakarta kebagian di Kokas alias Kota Kasablanka.
Rabu, 06 April 2016
TANDA-TANDA HARI KIAMAT YANG SUDAH TERJADI DAN TELAH BERLALU
Selasa, 27 Jumādal Akhir 1437 H / 05 April 2016 M
👤 Ustadz 'Abdullāh Roy, MA
📘 Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir
🔊 Halaqah 11 | Tanda-Tanda Hari Kiamat Yang Sudah Terjadi dan Telah Berlalu
⬇ Download audio: https://goo.gl/G1wiQ7
~~~~~~~~~~~~~~~
TANDA-TANDA HARI KIAMAT YANG SUDAH TERJADI DAN TELAH BERLALU
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة و السلام على رسول الله و على آله و صحبه أجمعين
Halaqah yang ke-11 dari Silsilah Beriman Kepada Hari Akhir adalah tentang "Tanda-Tanda Hari Kiamat Yang Sudah Terjadi dan Telah Berlalu".
Hari kiamat adalah hari akhir dunia ini.
Allāh Subhānahu wa ta'āla mengabarkan bahwa hari tersebut sudah dekat, yaitu apabila dibandingkan dengan umur dunia ini secara keseluruhan.
Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman :
ﺍﻗْﺘَﺮَﺏَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﺣِﺴَﺎﺑُﻬُﻢْ ﻭَﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﻏَﻔْﻠَﺔٍ ﻣُﻌْﺮِﺿُﻮﻥَ
"Telah dekat perhitungan bagi manusia, sedangkan mereka dalam keadaan lalai lagi berpaling."
(QS Al Anbiyā: 1)
◆ Tanda-tanda terjadinya hari kiamat sudah mulai bermunculan.
Allāh Subhānahu wa ta'āla berfirman :
ﻓَﻬَﻞْ ﻳَﻨْﻈُﺮُﻭﻥَ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔَ ﺃَﻥْ ﺗَﺄْﺗِﻴَﻬُﻢْ ﺑَﻐْﺘَﺔً ۖ ﻓَﻘَﺪْ ﺟَﺎﺀَ ﺃَﺷْﺮَﺍﻃُﻬَﺎ ۚ
"Maka mereka tidaklah menunggu kecuali hari kiamat yang akan datang dengan tiba-tiba maka sungguh telah datang tanda-tandanya."
(QS Muhammad: 18)
Diantara tanda-tanda hari kiamat yang sudah terjadi dan telah berlalu adalah:
• ⑴ DIUTUSNYA NABI KITA MUHAMMAD SHALLALLĀHU 'ALYHI WA SALLAM
Beliau Shallallāhu 'alyhi wa sallam pernah bersabda :
ﺑُﻌِﺜْﺖُ ﺃَﻧَﺎ ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ ﻛَﻬَﺎﺗَﻴْﻦِ
"Diutusnya aku dan bangkitnya hari kiamat adalah seperti 2 jari ini (yaitu jari tengah dan jari telunjuk)."
(HR Bukhari dan Muslim)
Dan diantara tanda-tanda hari kiamat yang sudah terjadi dan telah berlalu adalah:
• ⑵ TERBELAHNYA BULAN
Allāh Subhānahu wa ta'āla berfirman :
اقْتَرَبَتِ السَّاعَة وانْشَقَّ الْقَمَرُ
"Telah dekat hari kiamat dan telah terbelah bulan."
(QS Al Qamar: 1)
Dan telah terbelah bulan menjadi dua di zaman Rasūlullāh Shallallāhu 'alyhi wa sallam ketika orang-orang musyrikin di awal dakwah beliau meminta bukti kerasulan Beliau Shallallāhu 'alyhi wa sallam.
Kemudian beliau Shallallāhu 'alyhi wa sallam mengatakan kepada mereka:
'Lihatlah...lihatlah...'."
(HR Muslim)
Dua tanda di atas sudah terjadi kurang lebih 1400 tahun yang lalu, tentunya semakin dekatnya hari kiamat hendaklah membuat seorang Muslim segera sadar dari kelalaian dia selama ini.
Itulah yang bisa kita sampaikan dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
Saudaramu, 'Abdullāh Roy
✒Ditranskrip oleh Tim Transkrip BiAS
___________________________
http://puteriamirillis.blogspot.com/p/daftar-isi.html
Selasa, 05 April 2016
Larangan Menjadi Hamba Dunia
Senin, 26 Jumādal Akhir 1437H / 04 April 2016M
👤 Ustadz Firanda Andirja, MA
📗 Kitābul Jāmi' | Bab Az-Zuhd Wal Wara'
🔊 Hadits 02 | Larangan Menjadi Hamba Dunia
⬇ Download Audio: https://goo.gl/jXzejb
~~~~~~~~~
LARANGAN MENJADI HAMBA DUNIA
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
Kita lanjutkan hadits yang ke-2 dari Bāb Az Zuhd wal Wara'.
وَعَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللَّهِ صلى الله عليه و سلم : "تَعِـسَ عَـبْدُ الدِّيْنَارِ وَالدِّرْهَـمِ وَالْقَطِـيْفَةِ، إِنْ أُعْطِيَ رَضِيَ، وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ." أَخْرَجَهُ الْبُخَارِيُّ.
Dari Abū Hurairah Radhiyallāhu 'anhu ia berkata: Rasūlullāh Sallallāhu 'Alayhi Wasallam bersabda:
“Celaka budak dinar dan budak dirham, dan budak kain qathīfah. Kalau diberikan dunia tersebut (entah dinar, dirham atau kain yang lembut tersebut) dia senang dan kalau tidak mendapatkan dunia tersebut diapun tidak rela (marah)."
(HR Bukhāri)
⇒ Qathīfah adalah kain yang lembut/halus, seperti kain yang terbuat dari sutra dan ada beludrunya atau semisalnya.
Para Ikhwān dan Akhwat yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Ini adalah ungkapan yang sangat indah dari Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.
Nabi memberitahukan kepada kita bahwasannya ternyata diantara hamba-hamba Allāh ada yang disebut/dinamakan oleh Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dengan nama:
• Hamba dinar
• Hamba dirham
• Hamba al qathīfah (hamba yang pekerjaannya hanya mencari kain yang indah)
Dan kenapa dinamakan "hamba"?
Karena benar-benar kehidupan mereka demi dinar dan dirham. Benar-benar tujuan kehidupan mereka adalah untuk mencari dunia semata.
Dan orang seperti ini disebut oleh Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dengan تَعِـسَ (celaka).
Kenapa ? Karena dia bodoh.
Kehidupan dia ujungnya hanya ingin mencari dunia. Dia lupa bahwasannya dunia hanya sementara dan ada kehidupan yang abadi di akhirat kelak.
Kenapa dinamakan dengan "hamba"? Karena benar-benar dia penyembah harta, harta yang mengaturnya.
Dia menyangka tatkala mengumpulkan harta, dia akan menguasai dan mengatur harta tersebut.
Namun pada hakikatnya, sewaktu mengumpulkan harta tersebut dia sebenarnya sedang menyembah harta.
Kenapa ? Karena harta yang mengatur kehidupannya.
Kalau harta mengatakan:
"Kau ingin meraihku, dengan meninggalkan shalāt."
⇒ Maka dia akan meninggalkan shalat.
"Kau bisa meraihku jika dengan durhaka kepada orangtua."
⇒ Maka dia akan durhaka kepada orangtua.
"Kau bisa mendapatkan aku jika kau memutuskan tali silaturahmi atau bermusuhan dengan shahābatmu."
⇒ Maka dia akan lakukan.
Dan ini adalah para penyembah harta.
Dan orang-orang seperti ini rela untuk:
• Ribut dengan orangtua dan teman
• Meninggalkan shalāt
• Berbuat zhalim
Demi untuk mendapatkan secercah dinar dan dirham.
Oleh karenanya, orang seperti ini kehidupannya diatur oleh harta.
Kalau harta mengatakan: "Tunda shalāt !", maka dia akan tunda shalāt
⇒ Dengan demikian berarti:
⑴ Dia penyembah dinar bukan penyembah Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
⑵ Dia menyangka menguasai dinar padahal dinar yang menguasainya.
⑶ Kehidupan dia orientasinya hanyalah dunia.
فَإِنْ أُعْطِيَ رَضِيَ
"Kalau dia diberi harta dia senang."
⇒ Karena itulah yang dia cari.
وَإِنْ لَمْ يُعْطَ لَمْ يَرْضَ
"Kalau tidak mendapat harta (sementara sudah kecapekan mencari harta) maka dia marah."
⇒ Karena orientasinya adalah dunia.
Dan ini sama seperti sifat orang-orang Munāfiq yang Allāh sebutkan dalam surat At Taubah.
Kata Allāh Subhānahu wa Ta'āla:
وَمِنْهُمْ مَنْيَلْمِزُكَ فِي الصَّدَقَاتِ فَإِنْ أُعْطُوا مِنْهَا رَضُوا وَإِنْ لَمْ يُعْطَوْا مِنْهَا إِذَا هُمْ يَسْخَطُونَ
"Diantara mereka ada yang mencela engkau (wahai Muhammad shallallāhu 'alayhi wa sallam) tatkala engkau membagi-bagikan harta sedekah (zakat).
Kalau mereka diberi (melihat dari) harta tersebut mereka senang (gembira). Dan jika mereka tidak diberi dari harta tersebut mereka pun marah."
(QS At Taubah: 58)
Orang-orang Munāfiq, mereka mencela Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam dalam pembagian harta.
Mereka mencela Nabi bukan karena mereka memiliki ide yang lebih bagus dalam masalah pembagian (distribusi), bukan.
Seseorang mungkin memiliki distribusi yang jelek sehingga dikatakan, "Bukan begitu caranya, namun ada cara yang lebih baik."
Sehingga mungkin wajar jika ada celaan tersebut.
Akan tetapi, ternyata orang-orang Munāfiq mencela Nabi bukan karena cara distribusi yang keliru, tetapi karena mereka tidak dapat bagian.
⇒ Marahnya mereka karena tidak dapat bagian.
Dan ini terkadang dilakukan oleh sebagian orang.
Mereka menampakkan kemarahan (pencelaan) seakan akan karena Allāh, tetapi ternyata bukan, melainkan karena mereka tidak dapat bagian.
Oleh karenanya, seseorang hendaknya menjauhkan diri dari sifat-sifat munafik dan berusaha untuk beramal yang orientasinya bukan dunia tetapi karena Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Bahkan sebagian ulama seperti Syaikh 'Ali Bassam rahimahullāh menyebutkan:
◆ Jika seorang, misalnya bekerja dalam kegiatan agama,
⇒ Mungkin dia sebagai ustadz, muadzdzin, pengajar TPA, penulis buku-buku agama, berdakwah, tugas agama apa saja.
Dan dia mendapat upah/gaji, kalau dia menjadikan upah/gaji ini sebagai tujuan utamanya (mengumpulkan harta dengan wasilah agama), maka ini sangat tercela.
Sesungguhnya dia adalah hamba dinar dan hamba dirham.
◆ Akan tetapi jika dia menerima upah tersebut dari kegiatan agama yang dia kerjakan dan hanya sebagai sarana agar dia bisa:
• Terus beribadah kepada Allāh
• Memenuhi kebutuhan anak & istrinya dalam rangka menjalankan ibadah kepada Allãh
Maka ini in syā Allāh sama sekali tidak tercela, niatnya tulus.
Ingat, asal niatnya harus disambung, jangan berhenti kepada hanya ingin memiliki dunia, tidak.
Tetapi niatnya harus bersambung sehingga dunia tersebut hanyalah sebagai sarana untuk:
✓ Bisa terus beribadah kepada Allāh
✓ Menjalankan kewajiban-kewajiban sebagai hamba di atas muka bumi ini.
Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla menjadikan kita hamba Allāh yang hakiki, bukan menjadi hamba dinar, hamba dirham, hamba dollar, hamba rupiah atau hamba dunia-dunia yang lainnya.
والله تعالى أعلم بالصواب
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
_____________________________
📦Donasi Operasional & Pengembangan Dakwah Group Bimbingan Islam
| Bank Mandiri Syariah
| Kode Bank 451
| No. Rek : 7103000507
| A.N : YPWA Bimbingan Islam
| Konfirmasi Transfer : +628-222-333-4004
📮Saran Dan Kritik
Untuk pengembangan dakwah group Bimbingan Islam silahkan dikirim melalui
SaranKritik@bimbinganislam.com
Other Post
- Blog Quiz : A Story Pudding For Wedding
- Woro-woro Kuis “Poetry Hujan”
- Catatan Perjalanan Malam Ke Jayapura, Papua
- Motivasi Belajar Hingga Tua
- Aku Ingin Menjadi Pendampingmu (Part 3)
- Cinta Mu Ya Allah
- Read Aloud Challange untuk Gen Alpha
- Kegemaran Baru bikin Hampers Box Mukena Royale Premium
- Seven + Four = Eleven Facts of Pu------>Sebelas Fakta Diri Pu
- Tips Merawat Hobi Menjadi Rupiah : Canva Design Microblog












